Cara Tepat Budidaya Singkong Hasilkan Untung Cepat

 

Ketela pohon atau singkong adalah salah satu tanaman sumber karbohidrat yang dapat diolah menjadi beraneka ragam pangan. Tak heran jika kemudian budidaya singkong menjadi dambaan dan mulai dilakukan oleh banyak orang. Pasalnya, nilai ekonomis dari singkong yang tinggi ini dapat menjadi daya tarik selain karena dapat digunakan untuk segala jenis pangan olahan.

Menanam singkong tentunya bukan perkara mudah dilakukan meskipun banyak orang mengatakan jika singkong dapat ditanam meskipun hanya digeletakkan saja. Namun, pengelolaan yang matang dan terrencana dapat membuat hasil panen singkong semakin optimal. Sehingga sebelum terjun anda harus melakukan persiapan terlebih dahulu.

Cara Membudidayakan Singkong Paling Tepat

Cara pertama yang harus diperhatikan saat akan menanam singkong adalah masalah lahan. Tanah yang digunakan untuk singkong ini harus digemburkan terlebih dahulu baik dengan dicangkul atau bahkan dibajak. Setelah itu, baru dilakukan penaburan kapur untuk membuat tanah semakin subur.

Setelah tanah dipersiapkan dengan matang, maka saatnya anda mempersiapkan juga massalah bibit. Bibit singkong diperoleh dengan sistem penyetekan yaitu dengan memotong-motong batang singkong dengan ukuran tertentu. Bibit yang paling baik adalah tanaman dengan ukuran besar dan bibit yang tua yaitu dengan usia 10 hingga 12 bulan.

Cara pemilihan batang singkong juga harus diperhatikan karena tak mudah dalam menemukan yang unggul. Caranya adalah mencari singkong yang bagus, besar, dengan mata tunas yang rapat serta terhindar dari berbagai macam penyakit. Bagian yang paling bagus untuk digunakan sebagai bibit adalah bagian tengah singkong.

Setelah didapatkan bibit unggulan, maka anda harus segera menanam bibit di lahan yang telah disediakan. Tanamlah bibit singkong dengan kedalaman 1/3 dari panjang total batang. Berhati-hatilah saat menaman bibit, perhatikan bagian mata tunas jangan sampai terbalik. Bagian stek harus ditanam tegak lurus untuk pemotongan datar. Penanaman ini akan lebih baik dilakukan di awal musim hujan. Pasalnya, tanaman singkong di usia muda sangat membutuhkan air dan sangat rentan terhadap cuaca kering.

Budidaya singkong tak hanya sebatas penanaman saja. Pasalnya, anda juga harus rajin dalam melakukan perawatan tanaman untuk hasil yang optimal. Perawatan ini meliputi penyulaman, penyiangan, pemupukan, penempelan tunas, hingga bagian pembubunan. Perawatan yang lengkap dan terarah akan membuat singkong tumbuh dengan optimal. Sehingga bagian perawatan menjadi bagian yang tak bisa disepelekan begitu saja saat menanam singkong.